Ada yang menarik dari daur hidup sungai. Bayangkan, badan
sungainya tetap, namun air yang mengalir didalamnya selalu berganti tiap detik.
Manusia ibarat sungai, badan wadagnya tetap, namun
persoalan, penderitaan, kesenangan, sakit, sehat, bĂȘte, romantika, dinamika
selalu berganti. Bagaikan air yang mengalir di badan sebuah sungai.
Bicara tentang sungai, ternyata sungaipun punya fase usia
selayaknya manusia. Ada tiga fase usia sungai yakni Sungai Muda, Sungai Dewasa
dan Sungai Tua.
Sungai muda memiliki ciri dinding yang terjal, dan memiliki
penampang berukuran kecil.
Sungai dewasa memiliki ciri bagian terjalnya sudah
berkurang, dan daya erosi serta kecepatan alirnya juga berkurang.
Sementara dibeberapa
bagian sungai dewasa mulai ditemukan endapan.Sungai Tua memiliki ciri penampang yang melebar, pada bagian
sisinya terdapat limpahan banjir, endapan material makin banyak ditemukan
sebagai hasil aliran air sekian lama.Kok seperti perjalanan hidup seorang manusia bernama Amir
Faisol ya…..?
Lantas, fase usia apa yang saya alami kini? Dewasa? Ouw tidak,
apalagi muda. Tidak lah youw..
Penampang badan melebar, ada limpahan banjir (airmata), ada
endapan (kolesterol, asam urat,dll), jadi memang berdasarkan ciri usia sungai
ternyata sudah mencapai fase Tua!Yaa ALLAH, berilah hambaMu usia panjang yang sehat dan
bermanfaat. Aamiiin ……